Perempuan Dilarang Naik Bus Tim Sepak Bola

Yang namanya mitos atau takhayul teryata juga masuk ranah sepak bola. Tim-tim kaya di Eropa sana juga tak steril dari berbagai mitos. Aneh tapi nyata. Misalnya soal sikap manajer tersohor milik Manchester United, Sir Alex Ferguson. Diam-diam Fergie masih percaya mitos, contohnya soal penginapan. Jika pada suatu pertandingan (misal di London melawan Chelea) timnya kalah, Fergie tak bakal mau menginap di tempat yang sama. Saat ke London lagi dia bakal pindah ke hotel yang baru, alasannya biar tak kena sial lagi. Begitu juga menyangkut transportasi. Misalnya MU menang dalam pertandingan di Newcastle dan saat itu mereka berangkat naik kereta api, bisa dipastikan pada kunjungan ke Newcastle berikutnya skuat Setan Merah akan kembali menggunakan moda kereta api.

Karena tidak punya stok foto bus Persis Solo, pakai foto bus Timnas Inggris saja deh (wikimedia.org)

Karena tidak punya stok foto bus Persis Solo, pakai foto bus Timnas Inggris saja deh (wikimedia.org)

Apakah hal-hal seperti itu juga ada di Indonesia? Jelas, sebab saya pernah mengalaminya sendiri. Mitos ini berkaitan dengan perempuan dan bus tim sepak bola. Apaan coba? Sumpah bagi saya hal itu konyol dan gak penting banget….hehehehe. Ceritanya begini. Saat itu pada Maret 2007, tim Persis Solo mendapat jatah partai tandang melawan Persekabpas Pasuruan. Kedua tim berlaga di kasta Divisi Utama. Seperti biasanya, lawatan Persis diiringi oleh wartawan-wartawan dari Solo. Berangkatnya memang tidak bersamaan. Para pemain berangkat dua hari lebih awal karena harus menjalani sesi mencoba lapangan di Stadion R. Soedrasono. Wartawan berangkat belakangan, alias sehari sebelum pertandingan. Itu pun berangkatnya menjelang dini hari. Kebetulan saat itu saya jadi satu-satunya wartawan perempuan yang ikut ke Pasuruan. Rombongan kami tiba di penginapan yang ditempati pemain, letaknya agak di luar kota, sekitar pukul 05.00 WIB. Gara-gara jadi satu-satunya perempuan yang liputan, saya dapat kamar sendirian. Sedangkan rekan-rekan wartawan cowok harus berbagi kamar ramai-ramai. Pokoknya enak di saya dan gak enak di mereka.

Semuanya berjalan normal-normal saja setelah itu. Kami sarapan, bercengkrama di hotel dan sempat jalan-jalan sebentar ke pusat kota Pasuruan. Sekitar pukul 13.30 WIB, kami pun siap-siap bertolak ke stadion. Nah, di situlah masalah muncul. Wartawan-wartawan berangkat ke stadion nebeng bus pemain. Demi keamanan memang rombongan dari Solo disarankan naik ke bis tim. Mobil-mobil lainnya ditinggal di hotel. Tapi, beberapa saat sebelum berangkat, saya didekati ofisial tim. Katanya saya diminta ikut mobil voorijder saja. Rekan-rekan wartawan lainnya tetap boleh naik bus tim. Saya jelas bingung, kok bisa gitu? Usut punya usut, sejak dulu ada mitos perempuan tidak boleh masuk ke bus pemain. Katanya pamali. Keberadaan perempuan di dekat para pemain bisa merusak konsentrasi. Jadi sebelum pertandingan, para pemain sebisa mungkin dijauhkan dari kaum hawa. Makanya saya harus diungsikan ke mobil lain.

Untung saat itu saya tak jadi naik mobil voorijder. Saya menumpang mobil lain yang saat itu hanya diisi empat orang. Mobil kami melaju di belakang voorijder dan di depan bus tim. Malah enak kan? Di dalam mobil saya cuma bisa cengar-cengir saat memikirkan insiden itu. Mitos kok ada-ada saja. Entah apakah tim-tim lain juga mempercayai mitos yang sama. Tapi daripada nanti dituduh membawa sial, saya sih manut-manut aja. Siapa tahu pengorbanan saya bisa membantu Persis meraih kemenangan tandang. Lagian pengorbaan saya gak berat-berat amat kok. Tapi, mau tahu hasil pertandingan pada 18 Maret 2007 itu? Setelah sempat memimpin, Persis akhirnya takluk dengan skor telak 2-4. Ternyata tetep kalah🙂

About yusmei
Tergila-gila dengan membaca dan menulis...Punya mimpi menelusuri sudut-sudut dunia

5 Responses to Perempuan Dilarang Naik Bus Tim Sepak Bola

  1. Dony says:

    ya ampun, mesakke, mbak. Jebul yo tetep sial, haha

  2. Iyo mas….lha wong maine elek…dicedaki cewek opo ora tetep wae bakal kalah….wkwkwkwkwk

  3. wkwkwkwk … dont believe in myths😉

  4. hehehehe … iya mbak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: