The Poznan Dance

Memelototi partai Arsenal versus Manchester City di Stadion Emirates, Minggu (8/4), terselip sebuah momen menarik. Tentu saja, gol Mikel Arteta patut menjadi hot topik karena memastikan gelontoran tiga poin ke dekapan The Gunners.

Fans Arsenal melakukan Poznan Dance (arsenalnews.co.uk)

Namun, sejatinya ada momen yang lebih menggelitik. Setidaknya menurut sebagian fans. Momennya masih berhubungan dengan gol tendangan jarak jauh Arteta. Ini terkait selebrasi Gooners, julukan fans Arsenal, kala melihat bola menggetarkan jala The Citizen.

Suporter Arsenal di tribun spontan melakukan The Poznan Dance! Mereka berbarengan membalikkan badan, membelakangi lapangan, saling berangkulan dan berlompatan. Sesaat usai selebrasi itu, dunia maya heboh. Ratusan mungkin ribuan atau puluhan ribu orang langsung mengomentari aksi Gooners tersebut. Poznan langsung menjadi trending topics di twitter.

Yang menarik, selebrasi itu sengaja dilakukan Gooners untuk mengolok-olok fans Citizen. The Poznan Dance belakangan ini memang identik dengan suporter Citizen. Gerakan khas itu selalu ditampilkan setiap kali City mencetak gol ke gawang lawan. Tetapi, siapa sangka selebrasi itu malah berbalik menjadi senjata makan tuan.

Poznan Dance ala suporter Manchester City (Dailymail.co.uk)

Apa itu Poznan Dance? Selebrasi ala fans Manchester City itu sebenarnya diadopsi dari aksi suporter tim Polandia, Lech Poznan. Formatnya sederhana. Para suporter berdiri membelakangi lapangan, kemudian berangkulan dan melompat-lompat bersamaan. Dari jauh, aksi ini terlihat seperti air terjun yang berantakan.

Aksi suporter Lech itu memukau suporter The Citizen, kala kedua berjibaku di kancah Liga Europa, 21 Oktober 2010. Saat itu City menang 3-1. Kemenangan itu tentu terasa manis. Namun selebrasi heboh fans Lech paling dikenang. Fans Lech Poznan mungkin telah dinobatkan sebagai suporter terbaik yang pernah mengguncang Eastland.

Poznan Dance ala supoter Lech Poznan (Foto Reuters)

Atmosfer dan gairah yang dipertontonkan melalui Poznan dance memang unik. Semenjak itulah, fans Citizen mantap mengkopi selebrasi unik tersebut. Suporter garis keras The Citizen bahkan melantunkan chant ”Let’s all do The Poznan!”

Puluhan suporter telah memposting video Poznan Dance melalui Youtube. Virus Poznan juga telah menular ke kelompok supporter lain, salah satunya West Ham United. Bahkan di laga semifinal playoff Championship antara Swansea dan Nottingham Forest, sejumlah fans Swansea juga menyambut gol mereka dengan melakukan Poznan.

Mulai kapan Poznan Dance hadir di Wembley? Poznan Dance kali pertama pentas di Stadion Wembley pada 11 April tahun lalu dalam bentrok semifinal FA Cup antara City melawan rival sekota, Manchester United. Fans City  mulai ber-Poznan Dance saat line up United diumumkan. Yang kedua dilakukan untuk merayakan gol tunggal Yaya Toure yang membuat Red Devils tersingkir. Yang ketiga tentu saja ketika peluit panjang ditiup pengadil lapangan.

Setelah perselisihan antara Mario Balotelli dan Rio Ferdinand, para pemain dan staf City juga kembali ber-Poznan Dance di lapangan, dengan punggung menghadap ke arah Mancunian Biru di tribun. Pesta sempurna di atas penderitaan sang rival sekota!

Benarkah fans Citizen adalah supoter pertama yang mengadopsi Poznan Dance? Sepertinya tidak. Di sebagian wilayah Eropa, Poznan Dance bukan hal baru. Selebrasi itu dikenal dengan nama Grecque. Para supporter di Prancis, Belanda dan beberapa Negara lain sudah melakukannya selama bertahun-tahun. Jadi, Poznan Dance sebenarnya bukan fenomena baru di Benua Biru.

Kembali ke Manchester City, Poznan Dance yang diperagakan Gooners benar-benar terasa pahit. Bagaimana tidak, kekalahan dari Gunners semakin memupus impian Manchester Biru merengkuh gelar juara Liga Premier musim ini. Aroma trofi semakin kencang bertiup ke arah rival, Manchester United, yang semakin kokoh di singgasana klasemen.

Poznan Dance fans Arsenal bagaikan taburan garam di atas luka bagi pemain dan suporter City. Sialnya, olok-olok seperti itu mungkin masih berlanjut. Tampaknya kubu The Citizen harus siap-siap melihat Poznan Dance dari suporter lawan saat gawang setiap kali gawang mereka kebobolan. Let’s All Do The Poznan!

Sumber : Daily Mail, The Independet, Thelegraph

About yusmei
Tergila-gila dengan membaca dan menulis...Punya mimpi menelusuri sudut-sudut dunia

3 Responses to The Poznan Dance

  1. aning says:

    ini pasti menyalurkan kerinduan nulis sepak bola internas😉

  2. Tiba-tiba pingin nulis olahraga, gatel banget tangan ini…:)

  3. Thanks for visited my blog…:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: