Tempat Ibadah Ini Menggabungkan 5 Agama

Dari luar pagar, tempat ibadah yang terletak di pusat kota Da Nang, Vietnam ini terlihat sepi. Tak ada aktivitas peribadatan. Yang tampak hanya bangunan mirip pagoda atau kuil dengan warna dominan peach. Di puncak bangunan bertengger dua buah lambang swastika.

Tampak depan

Rasa heran muncul ketika saya dan empat tempat seperjalanan hendak masuk ke tempat ibadah tersebut. Tukang ojek yang kami sewa sebagai pemandu (kalau tidak salah dengar namanya Hai) mengatakan pintu masuk laki-laki dan perempuan terpisah. Wah seperti di masjid saja, batin saya. Pintu masuk untuk perempuan berada di sisi kiri bertuliskan Nu Phai. Sedangkan pintu masuk laki-laki di sisi kanan, bertuliskan Nam Phai. Tak mau melanggar aturan, kami masuk terpisah. Dua rekan laki-laki masuk dari pintu sebelah kanan.

Setelah menyeberangi halaman, kami masuk ke bangunan utama yang bertuliskan Trung Hung Buu Toa. Bangunan utama berbentuk seperti aula dengan sebuah altar di bagian depan. Dekorasinya sederhana, hanya ada beberapa tiang berwarna kuning keemasan. Di lantai berjejer puluhan tempat duduk yang mirip bantal kotak dengan sarung berwarna biru. Sedangkan di altar terdapat dua guci berwarna keemasan, lilin-lilin besar dan vas lengkap dengan bunga. Pemandangan paling mencolok adalah simbol mata sebelah kiri yang seperti menempel di bola bumi.

Bagian dalam kuil

Ketika kami masuk ada seorang pria tengah merapikan altar. Saya mendekat untuk memotretnya. Untung dia tidak keberatan difoto. Setelah dia merampungkan tugasnya, saya melemparkan sapaan dalam bahasa Inggris. Saya tak berharap banyak bakal mendapat jawaban dalam bahasa Inggris karena mayoritas warga Da Nang agak sulit diajak berkomunikasi dengan bahasa internasional itu. Ternyata, dugaan itu salah. Pria berpakaian serba putih tersebut menjawab fasih dengan menggunakan bahasa Inggris.

Tak mau membuang kesempatan, beberapa pertanyaan saya lontarkan. Ketika masuk, salah seorang teman sempat menunjukkan keunikan di tempat ibadah itu. Di bagian atas altar, ada sebuah papan menempel di bagian atap. Setelah diamati dengan cermat, papan itu memuat gambar lima buah wajah. Saya mengenali salah satunya sebagai Yesus dan ada Buddha. Pemandangan unik itu langsung saya tanyakan ke penjaga tempat ibadah yang belakangan mengaku bernama xinh, usianya 66 tahun.

Pintu masuk perempuan

Xinh mengatakan deretan gambar itu memang mewakili lima agama/kepercayaan. Kelimanya adalah Muhammad (Islam), Confisius (Aliran confusius) Yesus (Kristen), Buddha dan Lao Tse (Taoisme). Tentang lambang mata kiri, menurut Xinh merupakan lambang Tuhan. Xinh menjelaskan karena Tuhan adalah ahli Yang, dan Yang terletak di kiri, maka simbolnya adalah mata kiri. Meski tak terlalu paham, saya hanya menganggukkan kepala mendengar penjelasan Xinh itu.

Seperti agama-agama yang lain, di tempat ibadah ini juga ada ritual keagamaan. Xinh mengatakan ibadah dilakukan empat kali dalam sehari. Masing-masing pada pukul 05.30, 11.30, 17.30 dan 23.30. Saya kemudian bertanya seperti apa ritual ibadah mereka. Xinh yang mengaku sudah 46 tahun mengabdi di tempat tersebut meminta saya datang melihat sendiri keesokan harinya. Kebetulan saat itu sekitar pukul 15.00 sehingga tidak ada kegiatan peribadatan. Sayang sekali, waktu saya di Da Nang sangat singkat sehingga tidak sempat kembali berkunjung ke sana. Alhasil saya hanya bisa membayangkan ritual ibadah dengan imajinasi sendiri. Menurut Xinh pokoknya ada sesi seperti bertepuk tangan.

Xinh menuturkan sekitar 50 orang beribadah di tempat tersebut. Dari penjelasannya yang  agak sulit dimengerti, 50 orang itu sebagian besar tinggal di sana, kemungkinan di bagian belakang bangunan utama. Saya memang tidak menengok ke bagian belakang gedung, sehingga tidak tahu secara pasti. Terakhir, saya bertanya tentang nama agama yang mereka anut. Sayang beribu sayang, Xinh sepertinya tidak memahami pertanyaan saya. Dia malah berulang kali menyebutkan namanya sendiri. Ya sudahlah. Tanpa mendapat jawaban yang memuaskan, kami meninggalkan tempat tersebut untuk mengunjungi destinasi wisata lainnya di Da Nang.

Tapi rasa penasaran tentang nama agama itu belum juga hilang. Jawaban akhirnya saya temukan setelah berselancar di internet. Awalnya saya mengetikkan “Trung Hung Buu Toa” di Google. Artikel yang keluar malah membuat bingung karena hampir semuanya menggunakan bahasa Vietnam. Setelah mencoba berbagai kata kata yang berhubungan, ketemu juga jawabannya di sebuah situs.

Cao Dai. Ya, itulah nama agama mereka, yaitu agama penyembahan simbol Mata Satu. Cao Dai adalah agama universal dengan prinsip semua agama memiliki memiliki satu asal Ilahi yang sama, Allah atau Tao. Cao Dai memiliki arti Menara yang Tinggi.

Agama ini salah satu yang dipercayai di Vietnam sejak 1926, ditemukan oleh Ngo Van Chieu. Sebutan bagi pemeluk agama ini adalah Caodaiists. Diperkirakan anggota dari agama ini mencapai 3 juta orang, bahkan ada yang memperkirakan 8 juta orang. Ada juga di luar Vietnam seperti di Amerika, Eropa, dan Australia sebanyak 30.000 orang.

Penasaran dengan tempat tempat ibadah agama tersebut? Silakan datang langsung ke Da Nang Vietnam!

Da Nang, Vietnam, Oktober 2012.

About yusmei
Tergila-gila dengan membaca dan menulis...Punya mimpi menelusuri sudut-sudut dunia

10 Responses to Tempat Ibadah Ini Menggabungkan 5 Agama

  1. Pingback: Pagoda, Museum, dan Pantai di Da Nang | aning jati's blog

  2. Avant Garde says:

    wew ….. aneh :p

  3. Pingback: Motoran Santai Keliling Da Nang | Usemayjourney

  4. Rifqy Faiza Rahman says:

    Walah, baru tahu ada kayak gitu ya hahaha😀

  5. momtraveler says:

    Laahh kok aneh ya….baru tau ini deh mbak

  6. momtraveler says:

    Laahh ko aneh gitu si? Baru tau ni aku mbak

  7. pernah denger juga, di turki atau di palestina juga ada tapoi cuma dua agama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: