Berburu Buku Jadul di Alun-Alun Solo

Koleksi Buku di Alun-Alun

Koleksi Buku di Alun-Alun

Jika Jakarta punya Kwitang, Solo punya pasar buku bekas di Alun-Alun Utara. Berbagai macam buku jadul, unik dan langka bisa ditemukan di sini, tentunya dengan bermodal ketelatenan, kesabaran dan sedikit keberuntungan. Berburu buku jadul di tempat ini rasanya sepadan dengan keasyikan mengejar harta karun.

Pasar buku bekas di alun-alun ini memang kalah tenar dibandingkan sentra buku di belakang Sriwedari atau lebih dikenal dengan sebutan Busri. Tapi, saya pribadi lebih suku ngubek-ubek buku di alun-alun ketimbang Busri. Koleksinya lebih variatif karena di Busri terlalu dominasn buku-buku pelajaran. Harganya juga lebih miring.

Entah sejak kapan saya menjadi pelanggan setia pasar buku loak di Alun-alun. Dulu hampir setiap pekan mampir ke sana. Belakangan memang frekuensinya berkurang, namun rasanya ada yang kurang jika lama tak berkunjung. Di tempat inilah saya bisa bernostalgia dengan buku-buku masa kecil.

Sentra buku ini sebenarnya letaknya sangat strategis, namun sebagian orang Solo malah tidak mengetahuinya. Letaknya di bagian utara Alun-Alun Utara. Karena aturan jalan satu arah, jika masuk dari Gapura Gladak, kita harus berjalan memutar melewati keraton, samping Pasar Klewer, depan Masjid Agung dan Pasar Cinderamata kemudian berbelok ke kanan sekitar 15 meter. Pasar buku loak ini berada di sebelah kiri jalan. Tak ada papan nama sebagai penunjuk. Yang ada cuma pohon beringin besar di depan kios-kios yang membuat suasana terasa sejuk . Ada belasan lapak menyesaki pasar tersebut. Saking seringnya berkunjung, saya hampir mengenal semua pemilik kios. Memang sebagian hanya hapal wajahnya tanpa tahu nama. Kios favorit saya terletak di bagian paling depan, milik Mas Bambang atau sering dipanggil Mas Bams. Tak jarang saya juga mampir di kios Mas Enthis atau mbak Fitri di bagian belakang.

Buku Wayang cetakan tahun 1940

Buku Wayang cetakan tahun 1940

Beraneka majalah bekas

Beraneka majalah bekas

Literatur di tempat ini cukup mengesankan. Memang tidak setiap buku jadul yang diburu langsung bisa ditemukan. Kadang butuh berbulan-bulan untuk mendapatkan buku incaran, terutama yang berkategori langka. Kuncinya adalah rajin-rajinlah datang dan jangan lupa berdoa…hehehehe.

Buku kondang Presiden Soekarno, seperti Di Bawah Bendera Revolusi atau Indonesia Menggugat kadang nongol di tempat ini. Begitu juga komik lawas seperti Kho Ping Ho, Tintin atau buku-buku tentang wayang. Primbon, majalah-majalah jadul, komik Jepang hingga buku biografi dalam dan luar negeri kerap kali tersedia. Sebagian lapak punya koleksi kaset jadul atau perangko-perangko bekas. Para pelajar kerap juga memesan kliping berbagai macam tema.

Saya pribadi hobi berburu buku-buku masa kecil bertema petualangan, seperti STOP, Lima Sekawan dan Trio Detektif. Buku Lima Sekawan memang baru-baru ini kembali nangkring di Gramedia karena dicetak ulang. Tapi STOP dan Trio Detektif sudah tak dicetak lagi. Mau tak mau pasar buku bebas Alun-Alun Utara jadi andalan utama melengkapi koleksi. Berkat kerajinan dan keuletan (halah), koleksi ketiga jenis buku itu sudah hampir lengkap. Saya juga senang berburu buku-buku karangan Hilman, John Grisham, Sidney Sheldon dan majalah olahraga jadul. Untuk memudahkan perburuan, ada trik khusus. Saya biasa bertukar nomer telepon dengan si penjual dan minta di-SMS jika ada koleksi buku menarik. Untuk urusan yang satu ini, Mas Bambang benar-benar bisa diandalkan. Dia sangat rajin memberi kabar ketika ada koleksi anyar yang memang saya cari.

Soal harga jangan khawatir. Banderol yang ditawarkan sangat miring, apalagi jika jago menawar. Buku seperti Trio Detektif dan STOP bisa didapatkan dengan harga Rp3.000-Rp5.000 per buku. Majalah-majalah bekas biasanya juga dijual di kisaran harga itu.  Adapun buku John Grisham biasanya banderolnya lebih tinggi, di kisaran Rp7.000 hingga Rp10.000. Semakin jago menawar, buku bisa dibawa pulang dengan harga sangat miring. Yang jelas, harga buku di sini jauh lebih rendah dari harga pasar umumnya.

Beberapa waktu lalu saya girang bukan kepalang karena berhasil menemukan buku otobiografi David Beckham versi Inggris hanya dengan harga Rp25.000. Mas Bambang juga pernah menawarkan buku Di Bawah Bendera Revolusi hanya seharga Rp.100.000. Waktu itu tidak dibeli karena sedang bokek dan beberapa hari kemudian bukunya ternyata sudah lenyap dibeli orang! Benar-benar menyesal minta ampun.

IMG_1360

IMG_1358

Tempat ini juga tak melulu menawarkan buku-buku jadul. Buku anyar dengan berbagai macam judul juga ada. Namun, sebaiknya hati-hati jika ingin membeli buku baru . Sebagian merupakan barang bajakan. Sedangkan untuk buku lawas, sebaiknya teliti dengan sebelum membeli. Periksa satu persatu halamannya untuk memastikan tidak ada lembaran yang hilang. So, tertarik mampir ke sana?

About yusmei
Tergila-gila dengan membaca dan menulis...Punya mimpi menelusuri sudut-sudut dunia

24 Responses to Berburu Buku Jadul di Alun-Alun Solo

  1. kazwini13 says:

    Saya punya buku dibawah bendera revolusi dari kakek.. sampe ada yg nawar buku itu satu juta, tapi ayah saya tidak lepas

  2. Waaah beruntung banget tuh dapat warisan buku keren gitu…susah banget nyarinya sekarang…salam kenal ya mbak🙂

  3. Indradya SP says:

    Mantap…saya taunya cuma yg di Sriwedari itu🙂 Suka STOP jg mbak? Saya punya komplit, paling cuma ilang 1-2 seri. Seandainya diterbitkan ulang kyknya mending beli lagi deh…atau, di alun2 situ koleksi STOP masih bagus & lengkap?🙂

  4. STOP suka banget, Trio Detektif juga. Wah mantap STOP-nya lengkap…yang ilang yang judul apa tuh? siapa tahu nemu pas nyari di Alun-alun.🙂 Kalau di alun2 sini, koleksinya lawas mas, kalau milih juga harus hati-hati, soalnya kadang ada lembarannya ilang. Sekarang agak susah, yang nyari banyak, kadang dikirim ke Kwitang juga. Kata yang jual, kalau di kwitang bisa laku RP15.000 per buku, padahal kalau di sini paling Rp4 ribu atau 5 ribu…:)

  5. Dicari kolektor yang ingin tukar tambah koleksi buku T3I atau Trio Detektifnya dengan saya. Saya lagi butuh Trio Detektif:
    7. Misteri Mata Berapi
    18. Misteri Rumah Yang Mengkerut
    24. Misteri Tambang Jebakan Maut
    27. Misteri Kelompok Penyihir
    34. Misteri Manusia Gua
    38. Misteri Kaca-kaca Remuk

    please contact me : yusufes22 (@) yahoo (dot) com
    Lokasi Jakarta

  6. omputut2013 says:

    Yang ingin mencari buku langka silahkan lihat di toko kami http://omputut.tokobagus.com

  7. saya juga punya di bawah bendera revolusi.
    minat @ https://www.facebook.com/gembul.street

  8. Eko Susanto says:

    Ada majalah olahraga bekas juga gak mbak? atau siapa yang mau jual koleksi buku/ majalah olahraga jadul?

    • yusmei says:

      ada sih majalah olahraga yang lama2 mas, tapi ya tidak terlalu lengkap. Kalau buku olahraga kadang ada, kadang gak ada. Dulu saya pernah dapat buku autobiografi Beckham versi Inggris di sana lho, cuma 25 ribu🙂

  9. Alvi says:

    Saya juga senang cari2 buku jadul mbak
    kalau di Bandung, bisa cari di Palasari🙂

  10. hamba Alloh says:

    sya punya buku Dibawah Bendera Revolusi yg minat email sy: naniksuryantini73@yahoo.cp.id

  11. RiZki Rifa says:

    ini tempat memang cocok bgt buat hunting buku.apalagi buku2 lama🙂 , saya kenal tempat ini sejak jaman smp.bukunya murah tempatnya nyaman😀

  12. Pingback: 7 Tempat Menarik di Alun-Alun Utara SOLO | Jejak BOcahiLANG

  13. Ariesusduabelas says:

    Kalau saya mah baru beberapa bulan di Solo. Jadi, beli buku taunya juga cuma di belakang Sriwedari itu. Kebetulan dulu pernah ke keraton, tau pasar Klewer juga tapi gak tau kalau ada yang jualan buku dekat situ. Makasihloh informasinya.

    • yusmei says:

      Lebih murah di alun-alun mas daripada di belakang Sriwedari. Salam ya sama mas Bambang yang los paling depan kalau mampir ke sana. Sekarang jarang bisa ke sana lagi, sudah pindah kerja ke jakarta soalnya *mewek*

  14. deeyuhi says:

    Selamat malam. Saya berencana ke lokasi buku loak tersebut. Kira2 klo dari terminal tirtonadi ada angkutan yg ke sana gak?

    • yusmei says:

      Maaf mbak baru balas…sudah lama banget gak buka blog. Kalau dari terminal tirtonadi yang angkutan langsung susah mbak…harus ganti2..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: