Tur Pramusim dan Jualan Merek Dagang

Tahukah anda berapa jarak penerbangan yang bakal ditempuh klub-klub Liga Premier selama pramusim ini? Harian terkemuka Inggris Daily Mail pernah merilis data khusus tentang hal ini.

Pramusim Arsenal di Jakarta

Pramusim Arsenal di Jakarta (arsenal.com)

Sebanyak 18 dari 20 klub anggota Liga Premier bakal menjalani agenda tur pramusim di luar negeri, di mana Asia dan Amerika Serikat menjadi destinasi paling populer. Setelah dihitung-hitung, jarak total yang akan ditempuh 18 klub tersebut adalah 200.000 mil atau 321.869 km! Jawara Liga Premier 2012/2013, Manchester United, menempuh jarak paling jauh yaitu 40.223 km, sedangkan Chelsea harus melakoni perjalanan sejauh 37.763 km. Arsenal, Manchester City dan Liverpool juga tak kalah sibuk dan lelah karena menempuh jarak yang hampir sama.

Setan Merah, julukan United, bakal menindaklanjuti kunjungan  tunggal ke Shanghai tahun lalu, dengan menggelar lima laga di Asia pada musim panas ini. Tur pramusim mereka dimulai di Bangkok (Thailand), kemudian berlanjut ke Sydney (Australia), Yokohama (Jepang), Osaka (Jepang), and Hong Kong. Chelsea juga menghabiskan waktu di Asia dengan “melemaskan otot” di Kuala Lumpur (Malaysia) dan Jakarta (Indonesia). Adapun Arsenal mengawali tur dari Indonesia, sebelum terbang ke Hanoi (Vietnam) dan Jepang.  Liverpool tak mau ketinggalan meramaikan Asia, dengan menggelar laga persahabatan di Australia, Indonesia dan  Thailand.

Memang, tidak semua tim Liga Premier boyongan ke Asia pada musim panas ini. Newcastle dan Everton memilih terbang ke Afrika Selatan. Fans sepak bola di Amerika Serikat juga tak diabaikan. Negeri ini punya jumlah penduduk besar tapi sepak bola bukan olahraga favorit. Itu artinya Amerika adalah pasar besar yang perlu digarap lebih serius. Stoke City bakal menjalani tur kedua di Negeri Paman Sam tersebut untuk menjajal tiga klub MLS, di Sacramento, San Jose dan berakhir di Porland.

Tur pramusim klub Liga Premier Inggris ke berbagai benua di luar Eropa sebenarnya bukan fenomena baru. Tren ini sudah muncul sejak beberapa tahun lalu, apalagi sejak brand Liga Premier Inggris semakin mendunia. Sepak bola memang tidak mengenal batas wilayah, bisa menembus dengan luwes ke mana pun. Fenomema seperti ini sebenarnya bukan mutlak dilakoni klub-klub Inggris. Tim-tim besar lain di Eropa, seperti La Liga Spanyol, Seri-A Italia, Bundesliga Jerman  dan bahkan klub-klub Belanda juga sudah lazim melakoni tur pramusim lintas benua. Bukan hal aneh pula jika kita mendapati ada seseorang memakai jersey Real Madrid di pedalaman Afrika, seseorang memakai kostum Bayern Munich di pedesaan Australia atau ada seseorang lain mengenakan kostum Liverpool di pelosok Asia.

Lalu pertanyaannya, mengapa klub-klub di Ingggris dan liga-liga besar lainnya menghabiskan musim panas dengan cara seperti itu? Kalau sekedar berlatih dan mempersiapkan skuat untuk apa harus terbang jauh-jauh? Toh, Eropa tak kekurangan klub-klub berkualitas untuk diajak berlatih tanding. Tak perlu mengumpulkan banyak ahli untuk mendapatkan pencerahan. Akar jawabannya, tentu saja adalah uang.

Adam Raincock, Direktur Komunikasi Synergy Sponsorship, Inggris, mencoba mengalisis dari sisi ekonomi. Seperti dilansir marketingweek.co.uk, beberapa waktu lalu, Raincock menilai klub sepak bola itu tak jauh berbeda dengan merek dagang. Mereka akan mencari cara untuk mengakses pasar negara berkembang dan tentu saja yang potensial untuk mengembangkan sekaligus menguatkan brand. “Mereka (klub-klub) melihat itu (tur) murni dari sudut pandang bisnis. Misalnya seperti apa pasar negara berkembang dan pasar mana yang ingin mereka bidik. Kemudian mereka akan menggunakan tur sebagai alat pemasaran untuk mengakses pasar tertentu,” beber Rainkock.

Tak mengherankan jika tim komersial klub diboyong selama tur. Bahkan mereka lebih dulu bekerja menghabiskan beberapa pekan atau bulan untuk bertemu dengan pihak sponsor dari berbagai jenis brand, mulai mobil, telepon selular, perusahaan ekspedisi hingga produk perawatan rambut. Bukan hal mustahil pula sponsor ikut berperan menentukan tujuan pramusim sebuah klub.

Selain memberi servis terhadap sponsor lama, tur pramusim juga bisa menjadi ajang mencari sponsor baru. Bermain di berbagai belahan dunia merupakan bentuk servis terhadap sponsor lama supaya brand mereka lebih kuat dan dikenal.  Sedangkan mendatangi langsung suatu negara juga jalan terbaik bagi klub untuk menarik minat sponsor lokal. Diharapkan sponsor lokal tersebut bisa diajak bekerja sama dalam jangka waktu panjang. Hal ini adalah hubungan simbiosis mutualisme bagi kedua belah pihak

So, gegap gempita tur pramusim klub-klub Eropa di benua lain, termasuk di Asia, sepertinya masih akan terus berlanjut. Di satu sisi, fans senang karena mendapat kesempatan langka melihat aksi tim kesayangan mereka di “rumah” sendiri, alias tak perlu jauh-jauh terbang ke Eropa. Di sisi lain, klub juga menangguk untung karena brand mereka semakin dikenal dan berimbas semakin lancarnya pemasukan dari sisi sponsor,  baik yang lama maupun yang baru.

Solo, 15 Juli 2012

About yusmei
Tergila-gila dengan membaca dan menulis...Punya mimpi menelusuri sudut-sudut dunia

18 Responses to Tur Pramusim dan Jualan Merek Dagang

  1. aning says:

    kalau begini, siapa yang jadi “korbannya”? *tertunduk lesu.

    • yusmei says:

      “Korbannya” yang timnya tidak datang ke sini hahaha. fans itu bisa juga dianggap jadi korban “kapitalisme” bisnis sepak bola dunia bu🙂

  2. nyonyasepatu says:

    Yus, km suka bgt bola yaaa

  3. rintadita says:

    hehehe tetep yeh ujung2nya duit:mrgreen: btw kemaren gak berangkat ke Bangkok?

  4. Wahh ini koyo mbaca liputan berita olah raga tenan…hahaha…

  5. udafanz says:

    dan tahun ini indonesia mulai banyak dilirik klub2 eropa untuk tur pramusimnya.😀

  6. Dagang kaos dan aku beli kaos nya yang harga nya bis abuat beli tiket jkt-KL PP, padahal ngak tau mau dipake kemana dan untuk apa #dibegointemen

  7. it’s all about the money mbak……

  8. gosipnya kmrn katanya kalo mau foto bareng bayar berapa juta gitu… (geleng2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: