Mungkin Wenger Hanya Butuh David Dein Baru

Raj Devandran, seseorang yang mengaku fans Arsenal curhat  mengenai nasib tim kesayangannya di blog miliknya belum lama ini. Pria yang ditilik dari namanya berdarah India itu, khawatir jika saat ini manajer Arsenal, Arsene Wenger, telah menjelma menjadi sesuatu yang lebih besar dibanding klub.

Arsene Wenger (theguardian.com)

Arsene Wenger (theguardian.com)

Di mata Raj, satu-satunya alasan pemain dari berbagai belahan dunia mau bergabung ke skuat The Gunners adalah karena sosok Wenger. Pria Prancis itu punya kharisma dan nama besar yang masih menjadi madu pemikat, sekaligus mampu menutupi krisis gelar yang memayungi Arsenal selama delapan tahun terakhir. Tanpa keberadaan Wenger, Raj ragu apakah pemain-pemain seperti Lukas Podolski maupun Santi Cazorla musim lalu mau mendarat di Stadion Emirates.

Meski mengakui jasa besar Wenger selama membesut Arsenal, Raj mulai dilanda kekhawatiran. Nalurinya sebagai seorang fans yang merindukan gelar juara tak bisa ditutupi. Dia tak mau melihat Wenger menjadi lebih besar dan lebih penting daripada klub. Raj menuntut Wenger mengembalikan klub ke jalur bergelimang trofi. Tapi bagaimana caranya? Mungkin dimulai dengan beraksi agak gila-gilaan di bursa transfer pemain.

Angin segar sempat berembus ketika petinggi Arsenal mengklaim punya dana melimpah untuk memboyong pemain-pemain baru berkualitas ke Emirates pada musim panas ini. Fans Arsenal pun bisa tersenyum lega. Tapi, hingga mendekati penutupan bursa transfer, janji mendatangkan bintang-bintang belum juga terealisasi. Fans Arsenal malah harus tahan napas melihat rival sekota mereka, Tottenham Hotspur, berfoya-foya dengan mendatangkan Robeto Soldado, Paulinho dan Erik Lamela. Ironisnya, Arsenal sejauh ini baru punya dua pemain baru, Yaya Sanogo dan Matheu Flamini, itu pun dengan status bebas transfer! Tak heran, sebagian fans kembali mempertanyakan keseriusan Wenger di bursa transfer.

Pria Prancis itu memang dikenal sangat hati-hati dalam urusan membeli pemain baru. Kebijakan transfer Wenger hampir selalu sama, yaitu beli pemain dengan harga masuk akal, mengasahnya, dan ujungnya harga si pemain terdongkrak. Tak heran, rekor transfer Arsenal sampai sekarang jauh di bawah klub-klub raksasa Inggris lainnya. Imbas kehati-hatian Wenger ini kembali bisa dilihat musim ini.

Arsenal gagal mendapatkan Gonzalo Higuain dari Real Madrid, yang memilih hijrah ke Napoli karena disodori 4 juta poundsterling lebih tinggi dari penawaran The Gunners. Mereka kemudian mengalihkan bidikan ke Luis Suarez dengan tawaran 40 juta poundsterling plus 1 yang fenomenal itu. Manuver ini lagi-lagi gagal karena Arsenal diyakini enggan menyodorkan tawaran baru yang mendekati keinginan Liverpool. Arsenal juga sempat dikaitkan dengan Wayne Rooney, tapi lagi-lagi menguap tanpa bekas.

Yang jadi pertanyaan, mengapa mereka tak berusaha lebih aktif sepanjang musim panas ini sehingga tak perlu panik menjelang deadline? Atau mengapa manuver mereka di bursa transfer gagal berjalan mulus?

Sejumlah fans Arsenal meyakini problem sesungguhnya ada di level eksekutif. The Gunners tak memiliki seseorang yang punya pengetahuan dan pengalaman di bursa transfer internasional, serta memiliki kekuatan untuk mendapatkan pemain yang diinginkan dengan deal terbaik. Sosok Chief Executive Arsenal, Ivan Gazidis, tak luwes melakoni peran tersebut. Di Emirates, tak ada pula sosok yang dipercaya dan bisa mempercayai Wenger. Dulu peran tersebut dilakoni dengan mengesankan oleh Vice Chairman, David Dein, yang kemudian hengkang pada 2007.

Dein dikenal sebagai broker transfer Arsenal, yang bisa memberi masukan dan mendesak Wenger mengambil keputusan spontan serta tepat di tengah pergerakan pemain yang cepat. Yang jelas, dia sangat memahami etos kerja Wenger. Dia bukan hanya salah satu aktor penting di balik rekrutmen Wenger ke Arsenal, tapi juga broker andal dibalik pembelian Ian Wright, Dennis Bergkamp, Patrick Vieira, Thierry Henry, Robert Pires dan beberapa pemain lainnya.

Melihat kiprah Arsenal di lantai bursa transfer beberapa tahun terakhir, harus diakui Wenger barangkali memang bukan broker transfer yang andal. Pelatih berjuluk The Proffessor ini mungkin butuh seorang  David Dein baru. Seorang yang bisa menjadi tangan kanan, mampu memberi masukan dan bisa mengambil keputusan-keputusan penting dalam situasi mendesak.

Solo, 1 September 2013

About yusmei
Tergila-gila dengan membaca dan menulis...Punya mimpi menelusuri sudut-sudut dunia

10 Responses to Mungkin Wenger Hanya Butuh David Dein Baru

  1. nyonyasepatu says:

    nah karena ini soal bola jadiiii gak ngerti hahahaha

  2. DianRuzz says:

    Kalo mbak Yusmei yang nulis tentang bola, walopun ga ngerti tapi ga pusing bacanya😀
    *eh gimana sih inimaksudnya? hihihhii*

  3. dee nicole says:

    Halo!! Pindah kelain hatikah? Andakne moyes lo :p

  4. Hill-men says:

    tenang mbak, arsenal udah dpt ozil hehe..
    btw wenger menurut saya mirip bisnisman sejati loh..
    cari pemain murah yg potensial, trs dipoles klo bagus ya dijual dgn harga tinggi😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: