Kenal Serui Gara-Gara Sepakbola

Frans dan topinya

Frans dan topinya

Bertemu orang asing di luar negeri yang mengaku tidak kenal Indonesia itu ternyata menyebalkan. Beberapa di antaranya kadang malah kaget maksimal ketika saya bilang Indonesia punya penduduk lebih dari 200 juta.  Reaksi saya selanjutnya adalah menggerutu sendiri di dalam hati. Jelas-jelas di peta Indonesia segitu luasnya. Kok bisa mereka tidak kenal Indonesia? Pasti pelajaran geografinya dapat nilai lima, gerutu saya dalam hati.

Tapi…umpatan saya itu kadang berubah menjadi senjata makan tuan. Apalagi, saya ini dasarnya memang payah dalam urusan geografi, arah dan tetek bengeknya. Jangan heran, kalau jalan-jalan membawa peta atau GPS, seringkali malah tidak terpakai. Ujung-ujungnya, saya pilih bertanya daripada pusing-pusing membaca peta atau GPS. Di Solo saja yang notabene sudah ditinggali bertahun-tahun kadang saya masih kesasar. Payah banget.

Nah, kelemahan saya dalam hal geografi kembali terbukti belum lama ini. Semuanya berawal dari info bahwa tim sepak bola Perseru Serui bakal main di Stadion Manahan Solo. Mendengar namanya saya langsung bingung. Perseru Serui itu dari mana ya? Serui? Rasanya nama daerah itu benar-benar asing atau memang saya kurang gaul?

Seorang teman kemudian menjelasan bahwa Serui berada di Papua. Saya tertawa mendengar penjelasan itu. Kok bisa saya tidak tahu sama sekali soal kawasan ini. Bagaimana bisa saya bete dengan orang asing yang tidak kenal Indonesia jika saya sendiri tak kenal daerah di negeri sendiri. Makanya, saya pun bela-belain nonton langsung aksi Perseru Serui di Stadion Manahan, pertengahan September lalu. Kebetulan Perseru Serui di luar dugaan berhasil lolos ke final Divisi Utama Liga Indonesia menantang Persebaya Surabaya.

Malam itu stadion Manahan tidak  memang tidak penuh. Tempat duduk di tribun banyak yang kosong. Suporter Surabaya yang dikenl dengan sebutan Bonek mendominasi tribun stadion di bagian selatan dan timur. Namun Perseru Serui tak mau kalah. Mereka juga mendapat dukungan penuh dari suporter-suporter Papua, meskipun jumlahnya kalah jauh dibanding Bonek. Para suporter Perseru kebetulan ditempatkan di tribun bagian barat, tak jauh dari tempat duduk saya. Meskipun jumlahnya tak terlalu banyak, mereka tetap semangat memberi dukungan dengan nyanyian dan tabuhan genderang.

Di antara puluhan suporter Perseru itu, saya melihat ada satu sosok yang unik. Dia mengenakan topi khas Papua yang terbuat dari bulu cenderawasih berwarna kuning. Ketika jeda pertandingan, saya pun menghampirinya. Tujuan utamanya jelas ingin berfoto mengenakan topinya yang unik tersebut. Hehehe

Namanya Frans Wariori, asli Serui. Suporter yang datang ke Stadion Manahan itu tidak seluruhnya berasal dari Serui. Ada yang dari Jayapura, Sorong, Biak dan lain-lain. Mereka sebagian besar adalah mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Solo dan Jogja. Asalkan yang bermain adalah klub asal Papua, pasti didukung, tak peduli berasal dari Wamena, Jayapura, Manokwawari maupun Serui.

Suporter Perseru Serui

Suporter Perseru Serui

Jersey Perseru

Jersey Perseru

Frans bercerita dari puluhan mahasiswa Papua yang ada di Solo, hanya tiga orang yang berasal dari Serui. Dia termasuk salah satunya. Frans sudah tinggal di Solo selama 5,5 tahun untuk merampungkan studinya di salah satu perguruan tinggi swasta jurusan teknik arsitek. Dia tinggal bersama orang tua angkatnya di Mojosongo, Solo. Konon, dia bisa merantau jauh sampai ke Kota Budaya ini karena orang tua angkatnya tersebut pernah bekerja di Serui. Frans mengaku betah tinggal di Solo. Apalagi dia sudah memiliki pacar asli dari Kota Bengawan ini. Sang kekasih malam itu setia menemani Frans mendukung perjuangan Perseru, yang harus mengakui keunggulan Persebaya di partai final tersebut. Biasanya Frans mudik ke Serui setahun sekali, tiap menjelang Hari Natal.

Frans hanya tertawa mendengar pengakuan bahwa saya baru kenal Serui gara-gara Perseru main di Solo. “Serui itu letaknya di di Teluk Cendrawasih, jadi berada sebuah pulau kecil. Topi ini berasal dari bulu burung Cendrawasih. Serui itu dikenal sebagai salah satu habitat burung tersebut, makanya daerahnya disebut Teluk Cendrawasih,” ujar Frans.

serui3  Sayang sekali malam itu saya tak bisa banyak mengorek cerita karena suasana tidak mendukung. Ketika babak kedua dimulai, suara percakapan kami tenggelam di tengah riuhnya sorak-sorai penonton. Akhirnya saya memutuskan untuk menyudahi percakapan. Tapi sebelumnya saya tak lupa meminjam topinya untuk foto-foto. Hehe.

Pencarian tentang Serui akhirnya berlanjut ke Internet.  Melalui mesin pencari Google, saya mendapatkan sejumlah info. Serui ternyata adalah ibu kota Kabupaten Kepulauan Yapen yang terletak di Teluk Cendrawasih. Mempunyai jumlah penduduk 24.290 jiwa menurut sensus tahun 2000.  Tempat ini dikenal sebagai kota yang tenang dan indah.

Dari informasi yang saya kumpulkan dari berbagai sumber (tolong dikoreksi kalau ada yang salah), Serui bisa dicapai melalui Biak atau Jayapura. Paling mudah dicapai dari Biak. Dengan pesawat udara, jarak tempuh Biak-Serui hanya sekitar 25 menit. Ada pesawat Twin Otter milik Merpati Nusantara Air Lines (MNA) terbang tiga kali sepekan dengan rute Biak-Serui pulang pergi. Alternatif lain adalah dengan kapal feri, jarah tempuhnya sekitar empat sampai lima jam. Ongkosnya juga jauh lebih murah daripada naik pesawat. Kapal feri jurusan Jayapura-Serui juga ada, dengan waktu tempuh semalam dan harga tiket lebih mahal dibandingkan feri Biak-Serui.

Serui dilihat dari laut (Sumber : wikipedia)

Serui dilihat dari laut (Sumber : wikipedia)

Posisi Serui

Posisi Serui (Foto dari Wikipedia.org)

Serui disebut-sebut punya kekayaan alam yang indah. Sebagian daerah dipenuhi hutan bakau dan hutan-hutan tropis. Kota ini juga punya cagar budaya Rumah Pengasingan Sam Ratulangi yang dibangun  pada tahun 1921. Kini rumah di bagian Serui Timur tersebut  ditinggali oleh keluarga pemilik tanah adat setempat. Kota ini juga punya pantai, pasar tradisional yang sangat khas dan lain-lain.Tak lupa ada Cendrawasih dong. Penasaran ingin ke sana? Sama.

About yusmei
Tergila-gila dengan membaca dan menulis...Punya mimpi menelusuri sudut-sudut dunia

34 Responses to Kenal Serui Gara-Gara Sepakbola

  1. aih kakak modus pinjem topi buat foto2…. btw kenalan tuker nocan ga (kedip2

  2. dee nicole says:

    Tumben ada foto cowok nyangsang di blog ini..

  3. ayo ke serui kaka….😀

  4. nyonyasepatu says:

    aku malah fokus ama topi si frans, cakeppppp

  5. winnymarch says:

    pernah mengalami hal sama kak Yusmei. malah pernah dibilang gini. Indonesia? where is that? ckckkc

  6. Ceritaeka says:

    Ada cewek disamping si cowok Serui masih berani ngajak ngobrol?😀 huaaa keren! Btw geografiku juga jelek :)) tapi untunglah masih tau di mana Serui. Semoga kita dikasih kesempatan ke sini yo, Mbaaak😉

    • yusmei says:

      hahahaha ceweknya blas gak galah, malah ikutan ngobrol..brarti aku yang kurang gaul nih mbak eka, sampai gak tau serui. Amiiiin, semoga bisa ke situ🙂

  7. Rusa says:

    Indoensia segeda ini dan sekaya ini, rasanya emang sebal sih kalau ada yg gak tau.
    Kecuali pulauku Bawean sih, masih wajar. Walau indah, tapi karena memang tak dipromosikan jadinya gak banyak yg kenal😀

  8. Butik Online says:

    emang putra-putra daerah dari tanah papua sebak bolanya jago-jago banget ya kak🙂

  9. Aku juga baru tau serui, ternyata pulau yaa itu berdasarkan peta nya. Jadi malu sendiri sebagai warga indonesia😦

  10. agung kurniawan says:

    orang tuaku asli jawa timur…tp mlah blum prnah ke jawa…cm sekali aja tp cm 2 bulan krn ga betah dsna…soale aq lahir n besar di papua…dlu tinggal diwamena n skrng dh pindah ke serui… ayo mbak jlan2 ke papua…dsni tmpatx indah bnget

    • yusmei says:

      wah beneran tinggal di serui ya mas? Tertarik banget ke sana, semoga segera ada rezeki. Kalau main ke jawa, terutama Solo, jangan lupa kabar2 juga🙂

  11. cah mbahrowo says:

    Yg su pernah ke serui… serui itu kalo d jawa kotanya mcm bagaimana e ..
    sa rencana mau dimutasi ke sana jadi..

  12. boo.. kk masa tratau serui tuh..🙂
    hahaha.. bisa baca2 sa pu blog too..
    http://sirbeh.blogspot.com
    salam kenal dari anak serui..🙂

    • yusmei says:

      Jadii malu. Iya baru kenal serui gara2 liat perseru main di manahan. Wah seneng deh sekarang ada kenalan orang serui, kpn2 bisa main ke sana :)) siap langsung meluncur ke blog🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: