Great Patriotic War: Dari Helikopter Rambo Hingga Tank Marinir

Relief di dinding museum

Relief di dinding museum

Kunjungan ke Ukraina dalam rangka tugas kantor pada akhir Juni 2012 (sudah lumayan lama ya) benar-benar saya manfaatkan dengan baik. Saya tidak mau rugi. Entah kapan lagi saya bisa berkunjung ke negeri di Eropa Timur itu. Setiap kali ada waktu luang, saya pasti langsung melipir menjelajah kota.

Salah satu tempat yang saya incar adalah museum Great Patriotic War di Kiev. Bagi pemerhati sejarah dan penggemar cerita perang, museum ini layak disambangi. Lokasinya di dekat bank Dnieper, kawasan Pechersk. Dari tengah kota Kiev bisa dijangkau menggunakan kereta bawah tanah atau bis kota. Siang itu, setelah merampungkan artikel yang harus dikirim ke kantor, saya dengan senang hati mengiyakan ajakan seorang teman untuk berkunjung ke museum tersebut.

Great Patriotic War Museum ini menyimpan berbagai koleksi peralatan militer sejak Perang Dunia II (terutama masa perang Uni Soviet melawan Jerman) hingga masa perang dingin. Terdapat juga patung-patung perang (salah satunya menggambarkan perang di Dnieper pada 1943) yang disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di Eropa. Tak heran, museum ini mampu menarik banyak turis dari berbagai penjuru dunia. Sejak dibuka pada 9 Mei 1981, museum yang dibangun untuk mengenang perang dunia II ini sudah dikunjungi lebih dari 21 juta orang dari berbagai negara.  Siang itu pengunjung museum cukup ramai. Kebetulan saat itu bertepatan dengan hari libur nasional di Ukraina.

Tank koleksi museum

Tank koleksi museum

museum3

Helikopter perang

Helikopter perang

Daya tarik utama dari museum tersebut adalah patung Mother Motherland alias pelindung ibu pertiwi. Patung ini menjulang megah di area komplek museum. Dibangun oleh Yevgeny Vuchetic, patung tersebut memiliki tinggi 102 meter dan berat 530 ton. Di tangan kanannya menggenggam pedang dengan panjang 16 meter dan berat berat sembilan ton, sedangkan tangan kiri memegang perisai berlambang Uni Soviet.

Patung Mother-Motherland terlihat sangat kokoh dan monumental. Menurut kalkulasi, patung tersebut telah ada lebih dari setengah abad. Saking kokohnya, konon patungnya bakal mampu bertahan dari gempa dengan skala besar sekali pun. Patung akan terlihat lebih indah jika berlatar langit biru cerah. Beruntung, saat itu saya bisa mendapatkan momen indah tersebut, paduan keanggunan patung Mother-Motherland dan langit biru cerah.

Mother-Motherland

Mother-Motherland

Koleksi di museum banyak bercerita tentang kisah perjuangan heroik tentara Uni Soviet melawan Nazi. Selain bangunan utama, di kompleks museum bisa dijumpai berbagai peralatan perang seperti helikopter tempur Rusia seperti yang digunakan di film Rambo. Pengunjung juga punya kesempatan duduk di kokpit Mig 23. Kendaraan perang lain yang juga dipamerkan adalah berbagai macam tank yang dibuat pada periode awal 1950-an, dan truk militer.

Salah satu tank yang dipamerkan adalah PT-76 atau Plavayushchiy Tank-76, tank amfibi ringan buatan Rusia. Angka 76 yang melakat pada namanya bukan menunjukkan tahun pembuatannya, tapi menandakan ukuran asli meriam tank, yaitu 76,2 meter. Tank ini sudah diproduksi masal pada awal periode 1950-an.

Ironisnya, meski kini sudah menjadi koleksi museum di Kiev, tank tua tersebut masih aktif digunakan di Indonesia. Pemakainya adalah Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Duh jadul banget ya peralatan militer kita!

Kiev, Juni 2012

About yusmei
Tergila-gila dengan membaca dan menulis...Punya mimpi menelusuri sudut-sudut dunia

38 Responses to Great Patriotic War: Dari Helikopter Rambo Hingga Tank Marinir

  1. nyonyasepatu says:

    Kebayang kalo kita diajak perang ya hihi

  2. buzzerbeezz says:

    Melu ya mbak nek ke Ukraine meneh :p

  3. Olive B says:

    wiiiih, enak ya Ukraina? kalo ke Afrika ajak2 ya😉

  4. johanesjonaz says:

    enakmen tugas kantor ke ukraina… melu!

  5. Efenerr says:

    Helicopternya kalau dari moncongnya mungkin varian Mi- 23/35 atau variannya.

  6. Selalu penasaran sama negara2 Eropa Timur. Btw itu tanknya masih dipakai Indonesia mungkin karena kualitasnya bagus ya..jadi awet bgt hehehe.. ;D

    • yusmei says:

      Sepertinya memang gitu cha, kualitas barangnya memang okee. Tapi, di sisi lain alutsista TNI kita mungkin memamg perlu dibenahi , biar gak ketinggalan bgt dari negara2 lain ya🙂

  7. waaa.. kapan kantor saya ngirim dinas ke luar negeri ya… *ngimpi

  8. Ukraina wuih.. pengen mbanget jalan2 dibayarin kantor, kantorku ga punya cabang di sana…. hanya di hutan (kok curhat)

  9. halo mbak, , , salam kenal, , ,🙂

  10. DianRuzz says:

    Hwwaaaa, catatan perjalanan 1,5 tahun lalu tapi masih bisa ditulis detail #takjub

    Btw, sempet ngerasain duduk di kokpit ndak mbak?

  11. Wahyu says:

    udah jadi barang museum masih dipakai juga, mungkin biar ngirit kali ya😀
    #salamdolan

  12. chris13jkt says:

    Ukraina . . . salah satu negara yang pengen banget aku kunjungi. Asyiknya yang sudah sampai sana, bahkan sudah sempat kluyuran di kotanya 🙂

    • yusmei says:

      Iya pak seneng sekali punya kesempatan ke sana. Apalagi setelah kerusuhan du Ukraina lalu, ada beberapa patung yang diruntuhkan. Kiev dan Donetsk bener menarik. Semoga bisa segera ke sana pak🙂

  13. Wah saya juga mau kalau jalan-jalan gratis ke Ukraina, pengen lihat negeri kelahirannya Shevcenko itu..

    • yusmei says:

      Di sana ada taman yang namanya Boulevard Shevchenko lho, tapi bukan merujuk pada andreiy Shevchenko itu…Shevchenko yang ini seorang tokoh, bukan pesepakbola🙂

  14. Eh busyet … disana dah masuk mesum tapi di indonesia masih dipake. Duch betapa hina nya negara ku ini, padahal alam nya kaya raya bisa buat beli lusinan alat tempur itu. MEMALUKAN😦

  15. noe says:

    Wowww beruntungnya dikau mbaak…. kepigin jg jalan2 gratis heuheu.. eh tp setiap org punya takdirnya sendiri kok, dr pd sibuk ngiler liar org lain mending usaha mewujudkan mimpi. Ya nggaak😉

    • yusmei says:

      Iyaaa mbak….kalau ngiler nasib orang lain terus, malah susah sendiri hihihi. Siiip mari kejar mimpi kita mbak…masih banyak yang harus diwujudkan. Semangat mbak noe🙂

  16. kokoh says:

    Pernah lihat patung Mother-Motherland itu di The Amazing Race 10 jadi tempat pit stop. Nonton di TV aja udah sesak-sesak napas. Gimana liat langsung. Tahun ini gak dikirim, Euro 2016 dikirim lagi kan? hahahaha

    • yusmei says:

      Aku gak sampai sesek napas koh, mung melongo, trus mikir piye carane foto ng ngarepe sing keren hahaha. Pingine dikirim 2016,lagi merapal mantra terus ben kantor khilaf meneh🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: