Semarak Festival Lampion Suzhou

Menikmati pendar cahaya lampion

Menikmati pendar cahaya lampion

Memandangi pendar cahaya lampion sungguh menyenangkan. Cahayanya yang temaram membangkitkan romantisme tentang kisah-kisah masa lampau. Lampion atau lentera konon sudah digunakan di Tiongkok sejak zaman Dinasti Han (25-220 Masehi). Pendar cahaya lampion juga menyimpan makna filosofis. Nyala merah lampion menjadi simbol pengharapan tentang rezeki, keberuntungan, dan kebahagiaan. Sedangkan pada jaman Dinasti Tang (618 -907 M) orang membuat dan menyalakan lentera atau lampion sebagai lambang kedamaian, kemakmuran, dan kekuasaan negara.Lampion sendiri sudah sejak lama diakrabi di Indonesia. Malah sudah menjadi menu wajib dekorasi di berbagai pesta-pesta atau perayaan hari besar. Bentuknya pun sudah mengalami metamorfosis, tak jarang disesuaikan dengan kebutuhan maupun kebudayaan setempat.

Keindahan gemerlap cahaya lampion juga bisa menjadi atraksi pariwisata. Itulah yang ditawarkan Festival Lampion Suzhou yang digelar di Kawasan PRPP, Semarang, Jawa Tengah, 20 Juni-20 Juli lalu. Festival tersebut menampilkan lampion-lampion indah beragam bentuk yang merupakan perpaduan budaya Tionghoa, Arab dan Jawa. Secara tidak langsung hal itu menyiratkan keragaman kebudayaan di Semarang. Ada lampion berbentuk hewan-hewan lambang shio, naga, panda, hingga masjid.

Festival Lampion ini sudah dua kali digelar di Semarang, pada 2005 dan 2014. Semoga festival lampion ini bisa menjadi agenda rutin dan semakin memperkaya alternatif wisata di Kota Semarang.

Bianglala dan cahaya bulan

Bianglala dan cahaya bulan

lamp5

Sang naga

Sang naga

lampion1

 

lampion2

lampion4

Panda yang lucu

Panda yang lucu

Angsa dan bunga teratai

Angsa dan bunga teratai

Si ayam

Si ayam

Keramaian pengunjung

Keramaian pengunjung

Gerbang masuk

Gerbang masuk

Semarang, 12 Juli 2014

About yusmei
Tergila-gila dengan membaca dan menulis...Punya mimpi menelusuri sudut-sudut dunia

23 Responses to Semarak Festival Lampion Suzhou

  1. Dian Rustya says:

    Lampionnya keren-kereeen

  2. chris13jkt says:

    Cakep banget ๐Ÿ™‚

  3. Halim Santoso says:

    Arrgggg aku gela pisan… Semoga Solo jadi adain festival serupa >.<

    • yusmei says:

      Ide menarik Lim, tapi jangan diadain di tempat yang terlalu terbuka kayak di pasar gede itu….:)

      • Halim Santoso says:

        Kmrn ada yg info pnatia udah cari spot di pamedan Mangkunegaran ama Alun2Utara keraton, tinggal nunggu inpo lanjut e yen ra mleset haha

      • yusmei says:

        bagusan di pamedan ya kayaknya, kalau alun2 terlalu terbuka…semoga teralisasi beneran, jangan cuma di PHP hahaha

  4. Berasa di Cina, mbak!๐Ÿ˜€

  5. dee nicole says:

    Ngesir kamerane๐Ÿ™‚

  6. Dede Ruslan says:

    mba mei ada lampion yg di terbangin ga?

  7. Nina says:

    fotonya keren….

  8. Ceritaeka says:

    Tahun depan ada nggak ya? Mau dateng…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: