Marikina dan Sepatu Imelda Marcos

Museum Sepatu Marikina

Koleksi sepatu Imelda Marcos di Museum Sepatu Marikina, Manila. (usemayjourney)

Sebagai mbak-mbak kantoran ala-ala, saya merasa punya enam pasang sepatu sudah lebih dari cukup. Koleksi sepatu saya juga biasa banget, bahkan salah satunya cuma seharga Rp 30 ribu yang dibeli di PGS Solo. Meskipun sudah butut, sepatu itu tetap saya pakai karena ringan, bisa dipakai basah-basahan, dan modelnya simpel. Enggak fashionable banget pokoknya, yang penting nyaman.

Saya juga bukan pemuja quote “give a girl the right shoes, and she can conquer the world”. Meskipun kadang mupeng pas lihat iklan sepatu-sepatu lucu di Instagram. hahaha

Makanya, saya tak habis pikir mengapa seseorang merasa perlu memiliki ribuan pasang sepatu. Tapi, ternyata memang ada. Imelda Marcos orangnya.

Mantan ibu negara Filipina tersebut punya sekitar 3.000 sepatu. Iya, 3.000! Bayangkan, kalau dalam setahun cuma ada 365 hari, maka Imelda bisa memakai sepatu berbeda setiap hari dalam 8 tahun. Tepatnya, 8 tahun 21 hari. Sebanyak 800 pasang sepatu di antaranya saya jumpai saat mengunjungi Museum Sepatu di Marikina, Manila, pada akhir September 2017.

Museum Sepatu Marikina

Museum Sepatu Marikina, Filipina. (usemayjourney)

Sepatu-sepatu tersebut dibeli Imelda dari berbagai negara, di sela-sela kunjungan kenegaraan bersama sang suami, Ferdinand Marcos, atau memang sengaja pelesir ke luar negeri untuk berbelanja. Imelda memang dikenal gila belanja barang-barang mewah. Bukan hanya sepatu, tapi juga baju, tas, perhiasan, dan lain-lain. Sosialita sejati pokoknya dan sangat fashionable.

Gaya hidup mewah Imelda membuatnya jadi sorotan. Sebagian rakyat Filipina geram melihat sang ibu negara bergelimang kemewahan, sedangkan di sisi lain banyak warga yang terbelit masalah ekonomi. Imelda seperti menabur garam di atas luka. Gak peka.

Koleksi sepatu Imelda yang bejibun dulu disimpan di Istana Malacanang. Setelah sang suami, Ferdinand Marcos, lengser pada 1986 dan mengungsi ke Hawaii, Imelda meninggalkan koleksi sepatu miliknya.

Kini, sebagian koleksi sepatu Imelda terpajang dengan rapi di Museum Sepatu Marikina. Menurut keterangan yang tertulis di museum, hanya 800 pasang sepatu Imelda yang dipajang di sana. Sisanya, entah ada di mana.

Museum Sepatu Marikina, Imelda MarcosMarikina adalah salah satu distrik di Manila Metro. Wilayah ini dikenal sebagai sentra industri sepatu. Itulah alasannya dibangun Meseum Sepatu di Marikina.

Dari pusat kota Manila, maka Marikina ini bisa ditempuh dengan menggunakan taksi atau taksi online. Di Filipina, ada layanan Grab dan Uber. Tapiiii, Filipina macetnya gak nahan. Kadang bisa melebihi Jakarta. Jadi alternatif lainnya ya naik LRT disambung LRT. Lebih menghemat waktu.

Koleksi sepatu Imelda ditata dengan rapi di lemari-lemari kaca di lantai dasar dan lantai kedua museum tersebut. Sekitar separuh gedung museum khusus menampung koleksi Imelda.

Mereknya apa saja? Buat urusan yang satu ini, ada penjaga museum, Bu Regina, yang membantu menerangkan kepada saya, dan dua sahabat seperjalanan saya, Azizah dan Alid. Maklum urusan merek sepatu mahal-mahal itu saya blank hahaha.
Jadi, merek sepatunya antara lain Chanel, Prada, Christian Dior, Ferragamo, Bally, dan entah apa lagi. Bu Regina juga menunjukkan beberapa sepatu yang konon jadi favorit Imelda. Menurut saya, modelnya biasa-biasa saja. Tapi, dari mereknya jelas sepatu-sepatu itu setara dengan biaya makan saya selama beberapa bulan.

“Tapi Imelda juga sering mengenakan sepatu lokal Marikina saat melakukan kunjungan negara ke luar negeri. Untuk mempromosikan sepatu Marikina,” kata Bu Regina sembari menunjukkan beberapa contoh sepatu produksi Marikina.

20170923_145144Merek sepatu lokal Marikina antara lainRustans, Jemelyn’s, dan Marlet. Demi menggencarkan promosi, produsen sepatu di Marikina memberikan 10 pasang sepatu untuk Imelda setiap pekan. Pantas saja sepatunya banyak! Eh tapi, mungkin sebagian besar dibagi-bagikan atau dijadikan sebagai hadiah dalam setiap kunjungan Imelda ke mancanegara.

Museum Sepatu Marikina tentu saja tak hanya memajang koleksi Imelda Marcos. Pada separuh bangunan lainnya ada juga koleksi sepatu Mantan Presiden Filipina, Senator, tokoh masyarakat, atlet hingga atlet. Salah satunya, milik Gloria Macapagal Arroyo, presiden Filipina pada 2001-2010.

Saya kemudian iseng bertanya ke Bu Regina. “Kok tidak ada sepatu Cristian Bautista?”. Ya, gimana lagi, cuma dia satu-satunya artis Filipina yang saya kenal dan kebetulan lumayan sedap dipandang mata. Mosok saya nanyain sepatu Maribeth (duh jebakan umur)?

Bu Regina langsung tertawa mendengar pertanyaan saya. Dia bilang memang belum ada sepatu Cristian. Tapi penyanyi yang dulu sering ke Indonesia tersebut belum lama ini berkunjung ke museum, tepatnya pada Mei 2017. Tentu saja Bu Regina tak membuang kesempatan untuk foto bersama. Dia langsung membuka ponselnya dan memamerkan fotonya dengan Christian. Masih ganteng sih hahaha.

 

 

Museum Sepatu Marikina

Museum Sepatu Marikina, Manila. (Usemayjourney)

Promosi Bu Regina berlanjut. “Saya juga punya anak laki-laki yang mirip Christian,” kata Bu Regina, lagi-lagi sambil memamerkan foto di HP-nya. Eh benar, anaknya ganteng. Ternyata, wajah-wajah ganteng seperti Christian Bautista banyak di Filipina. Jadi betah deh. #eh.

Museum Sepatu Marikina

Bareng Bu Regina di Museum Sepatu Marikina, Manila. (Usemayjourney)

Kembali lagi ke sepatu, mungkin bagi Imelda Marcos barang itu salah satu sumber kebahagiannya. Kalau saya, bisa update blog tiga bulan sekali saja sudah bikin bahagia (tapi bohong).

Tapi, mungkin benar lho, bagi sebagian orang sepatu itu sumber kebahagiaan. Buktinya, tiap ada diskon sepatu besar-besaran di mall pasti ratusan orang rela berdesak-desakan. Bahkan ada yang dibela-belain mengantre dari pagi, bahkan beberapa jam sebelum toko buka. Ajaib kan. Jadi, kapan kita berburu sepatu (diskon) bareng?

About yusmei
Tergila-gila dengan membaca dan menulis...Punya mimpi menelusuri sudut-sudut dunia

24 Responses to Marikina dan Sepatu Imelda Marcos

  1. Alid Abdul says:

    Mbak itu siapa yang kacamataan? Ganteng banget yak”

  2. Dita says:

    aaaak akhirnya junjunganque nulis lagiiiii 😀
    wewww sampe ke sini ya mba jalan2nya…aku kemaren kok cuma jalan2 dari mall ke mall x))))

    • yusmei says:

      Berasa pecah telur setelah 6 bulan nulis lagi hahaha. Iya Dit, destinasi incaran ini, diniatin banget. Meluncur ke sini setelah setengah hari di mall juga hihihi

  3. Kirain bu Regina wes ibuk-ibuk, jebul masih tampang mahmud gitu hahaha. Gila ya museum sepatunya. Meski sekilas lihat model sepatu mirip semua, tapi diakui ada 800 pasang punya oma Imelda itu udah amazing banget.

    • yusmei says:

      Sepatunya macem2 banget kok Lim, gak masuk frame foto aja haha. Iyaa bu Regina kayak masih mahmud, padahal anaknya umur 25-an tahun lho. Awet bingiits. Iya mayan banget masih 800..yg lain sebagian besar rusak..eman2 bingits..

  4. Lorraine says:

    Aku suka sepatu Yus, punya lumayan banyak juga. Tapi 3000 pasang ya kebangetan ya. Bagus semua sepatu memang. Apa Imelda Marcos juga koleksi tas?

    • yusmei says:

      Iyaa mbak..sepatunya bagus2. Sayang banget udah banyak yg rusak. Katanya punya tas2 juga mbak..tp gak koleksi kayak sepatu. Tas2-nya banyak yg rusak..dulu sebagian disimpan di Museum Nasional

  5. LOH ITU kok ada Alid 😀

    Btw sepatuku kerja cuma satu dah 4 tahun masih aja awet. hahahaha

    • yusmei says:

      Iyaa Alid mah sukanya gitu, nongol di mana-mana haha.
      Busyeet bisa 4 tahun gitu…bisa bangkrut produsen sepatu kalau terlalu awet gitu. Hihihi

  6. cerita4musim says:

    ahhh I love shoessss tp bukan hasil beli dr korupsi kok hahaha

  7. monda says:

    heboh banget ya koleksi sepatunya
    waktu mereka kabur itu apa nggak nangis2 ya ninggalin sepatunya he.. he..

  8. omnduut says:

    Aku malah ganti sepatu kalau yang lama udah rusak. Belakangan beli beberapa disesuaikan untuk acara resmi atau santai. Tapi jumlahnya pun gak sampe hitungan jari sebelah tangan.

    Sepanjang baca aku nyari info dia meninggal dimana dan karena apa, eh ternyata masih hidup ya mbak.

    • yusmei says:

      Tapi bener tuh Yan..beli disesuaikan kebutuhan. Kalau aku kadang disesuain keinginan, trus bingung kalau acara tertentu gak punya sepatu 😄.
      Iyaa imelda masih hidup, suaminya yg sudah meninggal. Makasih masukannya Yan..tak tambahin infonya ntar biar gak bingung yg baca 😊

  9. Gilaaakkk banyak banget sepatunya. Yakin tuh semuanya pernah dipake? Hahaha. Aku aja cuma punya 2 sepatu, terdiri atas 1 pantofel dan 1 sepatu kets, hahaha.

    Konon cowok pinoy ganteng-ganteng memang, kayak perpaduan Asia sama Hispanik.

    • yusmei says:

      Orang kayaaaah Gie..tau tuh sepatunya sepatunya sempat dipakai semua atau enggak. Kayaknya sih enggaak.
      Sepatu dipakai sampai jebool ya Gie 😄.
      Nah itu..ganteng2, putih2 mulus. Kalau di sini pasti dah jd bintang FTV 🤣

  10. Lingga says:

    Mantap sepatunya banyak banget. Apa ga bingung milihnya hahaha

  11. Avant Garde says:

    drpd beli sepatu banyak2 kok mending dibuat beli tiket kemana gitu ya hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: