Giveaway Postcard Turki

IMG_4565
Beberapa hari lalu saya kaget mendapati sebuah paket teronggok di meja kerja di kantor. Setelah dibolak-balik ternyata pengirimnya seorang teman dari Turki. Kami biasa berinteraksi di blog maupun di Twiiter.  Kawan saya ini memakai akun Twitter @deenicole81

Wah apa ya kira-kira isi paketnya? Setelah dibuka dengan agak terburu-buru, ternyata isinya bermacam-macam. Dua buah buku traveling tentang Turki, beberapa suvenir dan berlembar-lembar kartu pos dan beberapa perangko Turki. Waaahhh..senang campur kaget! Kebetulan saya memang dari dulu pengen banget ke Turki, tapi belum kesampaian juga. Alasannya klasik, bokek..hehehe

Mas @deenicole81 berpesan, kartu posnya silakan kalau mau dibagi ke teman-teman. Sebagian sudah berpindah tangan ke teman-teman kantor, tapi sisanya masih lumayan banyak. Jadi, saya mau membagi juga sama teman-teman yang lain. Ada delapan kartu pos yang mau saya bagikan. Caranya gampang saja, silakan tinggalkan nama lengkap, alamat pengiriman dan nama akun Twitter. Karena kartu posnya cuma delapan lembar, jika peminatnya lebih dari itu mungkin nanti diundi atau saya pilih acak ya…

Salam hangat bercampur senyum manis

Yusmei

Belajar Ikhlas dari Mbah Parno

Sabtu pagi saya bangun tidur disambut perasaan gelisah. Ada sesuatu yang mengganjal. Entah mengapa tiba-tiba saya merasa gagal. Kegagalan yang sulit diterjemahkan…absurd. Padahal kalau dipikir-pikir semuanya berjalan lancar-lancar saja.

Perasaan tak enak itu terus menghantui meskipun seharian saya bergulat dengan berbagai aktivitas, mulai berkunjung ke rumah saudara sampai nongkrong bersama para sahabat. Rasanya seperti orang yang kesepian di tengah keramaian.

Damai, iklhlas

Damai, iklhlas

Read more of this post

Manahan Punya Cerita

Mendung menggantung

Mendung menggantung

Menonton sepak bola di Stadion Manahan adalah salah satu cara terbaik menikmati senandung senja. Bagi saya, Manahan bukan sekadar tentang sepak bola. Stadion yang semakin menua ini punya banyak cerita, menjadi saksi bisu sepenggal fase kehidupan. Tempat belajar, bermetamorfosa dan menjalin persahabatan. Bola, pemain, pelatih, wasit, anak gawang, jurnalis, suporter, pedagang asongan dan petugas paramedis berkolaborasi dengan gurihnya tahu, kacang rebus, arem-arem dan sedapnya semangkuk bakso di pintu masuk. Cerita ala Manahan menjadi sempurna oleh celoteh dan tawa canda bersama para sahabat. Manahan mungkin bukan salah satu stadion terbaik di dunia. Namun, sampai kapan pun Manahan akan mendapat tempat istimewa di sudut hati.
Read more of this post

Postcard dari Aceh & Bandung

Dua lembar kartu pos istimewa datang ke meja saya dari dua daerah yang lokasinya berjauhan. Mengapa saya menyebutnya istimewa? Soalnya kedua postcard tersebut hasil kreasi dari sang pengirim! Salut….

IMG_1549

IMG_1551

Kartu pos bergambar Lut Tawar Lake di Aceh Tengah ini sukses membuat saya ingin kembali berkunjung Serambi Mekah. Pengirimya Ari , teman dari Aceh yang juga penggila kartu pos. Koleksi kartu pos miliknya bikin iri setengah mati. Ari berpromosi Danau Lut Tawar di Tokengon, Aceh Tengah ini tidak kalah indah dibandingkan Danau Toba. Jejak saya di Aceh baru sebatas Banda Aceh dan Sabang, jadi belum sampai merambah Lut Tawar. Jika dilihat dari gambar di postcard itu, sepertinya suasanan di Danau Laut Tawar menyenangkan. Sejuk dan hijau. Kapan ya bisa ke sana?

Read more of this post

KLA Tak Pernah Kehilangan Pesona

IMG_1528

Adi dan Katon

Form is Temporary, Class is Permanent

Leganya. Setelah lebih dari 12 tahun, akhirnya kesampaian juga menonton lagi konser KLA Project secara langsung. Penantian panjang yang tak sia-sia. Ini kali keempat saya nonton langsung KLA. Aksi panggung mereka ternyata masih sekeren dulu.

Seperti kutipan pembuka di bagian atas, performa itu hanya sementara, sedangkan kelas itu permanen. Band-band baru boleh datang dan pergi, namun KLA tak pernah kehilangan kelasnya. Semua itu dibuktikan sendiri oleh trio Katon, Lilo dan Adi pada konser di The Sunan Hotel Solo, Minggu, 16 Februari.

Read more of this post

Melongok Museum Perangko Indonesia

IMG_1104

Perangko menyimpan banyak cerita. Sejarah, keindahan alam, budaya, promosi pariwisata, bahkan propaganda. Apa pun bisa disampaikan melalui selembar kertas kecil yang menjadi pasangan abadi surat dan kartu pos ini.
Read more of this post

Romantisme Kartu Pos

IMG_1131   IMG_1132

Hari gini berkirim kartu pos? Mungkin bagi sebagian orang, kartu pos dipandang jadul dan ketinggalan jaman. Berkirim kartu pos memang sangat tidak efisien di tengah serbuan kecanggihan teknologi. Mengirimkan gambar dan tulisan kini bisa dilakukan dalam hitungan detik. Sedangkan dengan kartu pos, pesan yang disampaikan kadang baru sampai berhari-hari, bahkan dalam hitungan bulan. Tapi menurut saya, menerima dan mengirim kartu pos itu sensasinya unik. Lebih personal, menyentuh dan romantis. Boleh percaya atau tidak, sampai sekarang saya masih menyimpan kartu pos ucapan selamat ulang tahun dan lebaran atau tahun baru yang saya terima bertahun-tahun silam. Saat iseng membuka dan membaca koleksi kartu pos itu, kadang bisa senyum-senyum sendiri.
Read more of this post