Dunia Tanpa Sekat

Fans dari Asia di Stadion Donbass Arena, Donetsk

Fans dari Asia di Stadion Donbass Arena, Donetsk. Cukup banyak fans dari Asia yang datang ke Ukraina untuk menyaksikan Euro 2012.

 

Setiap menyaksikan berita kekacauan di Ukraina, saya merana. Dua tahun lalu negeri itu terasa tenang dan damai. Tak ada tanda-tanda bakal muncul konflik hebat. Kegembiraan terasa di setiap sudut kota. Manusia dari berbagai belahan dunia berkumpul dalam suka cita. Merayakan pesta akbar sepak bola, Euro 2012. Dunia terasa tanpa sekat. Warga Rusia dan Ukraina yang kini bertikai, dulu bisa berbaur damai, tanpa embel-embel kekerasan. Ternyata waktu memang bisa mengubah segalanya. Hanya dalam tempo dua tahun, kedamaian di Ukraina terkoyak. Sebagian wilayah Ukraina ternoda oleh konflik. Saya benar-benar merindukan Ukraina yang sempat saya singgahi selama 10 hari, dua tahun lalu. Keriangan di pusat-pusat keramaian, kedamaian di taman-taman kota, dan terutama tingkah konyol dan lucu para fans sepak bola dari berbagai belahan dunia. Semoga kedamaian itu segera kembali. Read more of this post

Petualangan Baru Beckham

Kedatangan pesepak bola asal Inggris, David Beckham, di kompetisi Major Soccer League (MLS) Amerika Serikat (AS), tujuh tahun silam adalah sebuah momen bersejarah bagi liga tersebut. Aura kebintangan Beckham jadi magnet kuat.

Senyum dan posenya yang aduhai di depan kamera, serta aksinya di lapangan hijau-meski sudah tak sehebat di masa keemasannya-membuat kompetisi MLS mendapat sorotan luas, lebih daripada biasanya.

Beckham dan keluarganya  Foto : Daily Mail

Beckham dan keluarganya
Foto : Daily Mail

Read more of this post

Pesepak Bola dan Rokok

Dimitar Berbatov

Dimitar Berbatov (Foto by Daily Mail)

Sepak bola dan rokok bagaikan dua buah kutub yang sangat bertolak belakang. Bukan sebuah simbiosis mutualisme sepertinya. Banyak orang berpendapat hubungan keduanya harus diminimalisir kontaknya. Tak heran, ketika keduanya coba disatukan, yang muncul adalah kontroversi tak berujung.

Perdebatan tentang kebiasaan merokok kembali mencuat ketika pekan lalu pemain Arsenal, Jack Wilshere, ketahuan merokok di sebuah klub malam di London. Manajer Arsenal, Arsene Wenger, murka bukan kepalang. Perbuatan Wilshere dianggap memalukan. Tapi, tahukah Anda rokok dan sepak bola punya sejarah panjang?

Legenda Belanda dan Barcelona, Johan Cruyff, punya cerita menarik seputar hubungan sepak bola dan rokok. Dulu pria Belanda tersebut dikenal sebagai pecandu rokok. Dia mampu menghabiskan 20 batang rokok sehari, sejak masih berstatus pemain hingga ditunjuk sebagai pelatih Barcelona pada 1988. Read more of this post

Kenal Serui Gara-Gara Sepakbola

Frans dan topinya

Frans dan topinya

Bertemu orang asing di luar negeri yang mengaku tidak kenal Indonesia itu ternyata menyebalkan. Beberapa di antaranya kadang malah kaget maksimal ketika saya bilang Indonesia punya penduduk lebih dari 200 juta.  Reaksi saya selanjutnya adalah menggerutu sendiri di dalam hati. Jelas-jelas di peta Indonesia segitu luasnya. Kok bisa mereka tidak kenal Indonesia? Pasti pelajaran geografinya dapat nilai lima, gerutu saya dalam hati.

Tapi…umpatan saya itu kadang berubah menjadi senjata makan tuan. Apalagi, saya ini dasarnya memang payah dalam urusan geografi, arah dan tetek bengeknya. Jangan heran, kalau jalan-jalan membawa peta atau GPS, seringkali malah tidak terpakai. Ujung-ujungnya, saya pilih bertanya daripada pusing-pusing membaca peta atau GPS. Di Solo saja yang notabene sudah ditinggali bertahun-tahun kadang saya masih kesasar. Payah banget. Read more of this post

Mungkin Wenger Hanya Butuh David Dein Baru

Raj Devandran, seseorang yang mengaku fans Arsenal curhat  mengenai nasib tim kesayangannya di blog miliknya belum lama ini. Pria yang ditilik dari namanya berdarah India itu, khawatir jika saat ini manajer Arsenal, Arsene Wenger, telah menjelma menjadi sesuatu yang lebih besar dibanding klub.

Arsene Wenger (theguardian.com)

Arsene Wenger (theguardian.com)

Di mata Raj, satu-satunya alasan pemain dari berbagai belahan dunia mau bergabung ke skuat The Gunners adalah karena sosok Wenger. Pria Prancis itu punya kharisma dan nama besar yang masih menjadi madu pemikat, sekaligus mampu menutupi krisis gelar yang memayungi Arsenal selama delapan tahun terakhir. Tanpa keberadaan Wenger, Raj ragu apakah pemain-pemain seperti Lukas Podolski maupun Santi Cazorla musim lalu mau mendarat di Stadion Emirates.

Meski mengakui jasa besar Wenger selama membesut Arsenal, Raj mulai dilanda kekhawatiran. Nalurinya sebagai seorang fans yang merindukan gelar juara tak bisa ditutupi. Dia tak mau melihat Wenger menjadi lebih besar dan lebih penting daripada klub. Raj menuntut Wenger mengembalikan klub ke jalur bergelimang trofi. Tapi bagaimana caranya? Mungkin dimulai dengan beraksi agak gila-gilaan di bursa transfer pemain.
Read more of this post

Tur Pramusim dan Jualan Merek Dagang

Tahukah anda berapa jarak penerbangan yang bakal ditempuh klub-klub Liga Premier selama pramusim ini? Harian terkemuka Inggris Daily Mail pernah merilis data khusus tentang hal ini.

Pramusim Arsenal di Jakarta

Pramusim Arsenal di Jakarta (arsenal.com)

Sebanyak 18 dari 20 klub anggota Liga Premier bakal menjalani agenda tur pramusim di luar negeri, di mana Asia dan Amerika Serikat menjadi destinasi paling populer. Setelah dihitung-hitung, jarak total yang akan ditempuh 18 klub tersebut adalah 200.000 mil atau 321.869 km! Jawara Liga Premier 2012/2013, Manchester United, menempuh jarak paling jauh yaitu 40.223 km, sedangkan Chelsea harus melakoni perjalanan sejauh 37.763 km. Arsenal, Manchester City dan Liverpool juga tak kalah sibuk dan lelah karena menempuh jarak yang hampir sama. Read more of this post

Gaya Jalan Fans Sepakbola

Bderfoto di Stadion Diponegoro, Banyuwangi

Narsis di Stadion Diponegoro, Banyuwangi

Malam-malam chatting tentang sepak bola Indonesia? Terdengar kurang kerjaan kan? Tapi itulah yang saya lakukan dengan sahabat saya, Aning, di tengah malam kemarin. Buntutnya, setelah sesi chatting selesai, saya kepikiran menulis sebuah artikel.

Tentu bukan soal kebobrokan sepak bola di Tanah Air yang sangat membosankan dan memprihatinkan itu. Saya hanya ingin berbagi cerita mengenai perjalanan ala penggemar sepak bola. Saya memang menggemari olahraga paling popular sejagat itu, kebetulan sebagian besar teman traveling saya punya hobi yang sama. Read more of this post