Pesepak Bola dan Rokok

Dimitar Berbatov

Dimitar Berbatov (Foto by Daily Mail)

Sepak bola dan rokok bagaikan dua buah kutub yang sangat bertolak belakang. Bukan sebuah simbiosis mutualisme sepertinya. Banyak orang berpendapat hubungan keduanya harus diminimalisir kontaknya. Tak heran, ketika keduanya coba disatukan, yang muncul adalah kontroversi tak berujung.

Perdebatan tentang kebiasaan merokok kembali mencuat ketika pekan lalu pemain Arsenal, Jack Wilshere, ketahuan merokok di sebuah klub malam di London. Manajer Arsenal, Arsene Wenger, murka bukan kepalang. Perbuatan Wilshere dianggap memalukan. Tapi, tahukah Anda rokok dan sepak bola punya sejarah panjang?

Legenda Belanda dan Barcelona, Johan Cruyff, punya cerita menarik seputar hubungan sepak bola dan rokok. Dulu pria Belanda tersebut dikenal sebagai pecandu rokok. Dia mampu menghabiskan 20 batang rokok sehari, sejak masih berstatus pemain hingga ditunjuk sebagai pelatih Barcelona pada 1988. Read more of this post

Advertisements