#GAWisataDaerahmu : Yuk, Kenalkan Wisata Khas Daerahmu

Perjalanan mengajarkan saya banyak hal. Keberagaman, keberanian, membaca karakter orang, bagaimana harus mengambil keputusan dalam kondisi tak ideal, bertoleransi, menghargai orang lain, dan masih banyak lagi. Lewat perjalanan pula saya makin mencintai negeri ini, dengan segala keunikan dan kesemerawutannya.

Baru segelintir tempat di Indonesia yang sudah saya datangi, bagaikan butiran debu di tengah padang pasir. Indonesia benar-benar luas. Mungkin seumur hidup tak bakal tuntas dijelajahi. Setiap daerah punya keunikan dan kekhasan potensi wisata. Jangankan berbeda provinsi atau kabupaten, lain kecamatan saja ada sesuatu yang berbeda, entah budayanya, bahasanya, atau bentang alamnya. Read more of this post

Advertisements

Giveaway Buku Panduan Wisata Jawa Tengah

Ada salah kaprah informasi tentang Borobudur yang sampai sekarang masih sering terjadi. Bukan cuma sekali-dua kali sih saya mendapati orang yang bilang Borobudur itu berlokasi di Yogyakarta. Pernah mengalami juga kan? Padahal jelas-jelas candi Buddha megah tersebut berlokasi di Magelang, Jawa Tengah.

Borobudur ini sebenarnya hanyalah satu dari bejibun objek wisata menarik yang dipunyai Jawa Tengah. Destinasi lainnya banyak banget, sebut saja yang tersohor seperti Dieng, Karimun Jawa, objek-objek di Solo dan Semarang. Yang belum terlalu banyak dieksplor juga banyak seperti ”Tiongkok Kecil” Lasem, wisata sejarah dan alam di Cilacap, Purwokerto, jelajah batik di Pekalongan, dan banyak lagi. Belum lagi ngomongin kuliner-kuliner Jawa Tengah yang beragam dan maknyus.

Nah, buat teman-teman yang ingin menjelajah, melihat event kesenian atau festival budaya di Jawa Tengah, tapi butuh panduan, saya punya solusi ampuh! *halah. Bisa bertanya langsung ke saya sih, tapi referensi saya terbatas. Selain itu, saya juga cacat geografis, jadi bisa-bisa malah bikin teman-teman kesasar. *soal cacat geografis serius lho 

Ini tiga buku panduan yang dibagikan oleh Visit Jawa Tengah

Ini tiga buku panduan yang dibagikan oleh Visit Jawa Tengah

Solusinya datang dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Melalui postingan ini, Disbudpar Jateng ingin memberikan lima paket buku panduan wisata untuk lima orang. Bukunya bukan cuma satu, tapi tiga sekaligus! Ada Buku Panduan Wisata Jawa Tengah, Buku Panduan Wisata Kuliner Jawa Tengah dan Buku Kalender Events 2015. Yahud kan?

Cara mendapatkannya juga gak susah kok, dan yang jelas gratis! Gini caranya :
1. Follow akun twitter @VisitJawaTengah dan @usemay
2. Jawab pertanyaan : destinasi wisata di Jawa Tengah yang ingin kamu kunjungi tahun depan dan apa alasannya?
3. Jawabannya ditulisan via comment di blog ini. Sertakan akun Twitter atau akun Facebook. Harus dicantumkan biar bisa dicolek kalau menang.
4. Semua peserta memiliki kesempatan menang yang sama, karena penentuan peserta yang beruntung menggunakan sistem undian.

Contoh format jawaban:

Nama : Robin Van Persie
Twitter : @robin20
Facebook : Robin Van Persie
Jawaban : Banyak banget tempat di Jawa Tengah yang ingin saya kunjungi tahun depan. Tapi yang paling pengin ke Museum Karst di Wonogiri, yang katanya keren. Setelah ke sana bisa sekalian menjelajah pantai-pantai bagus berpasir putih di Wonogiri.
Catatan:
– Siapa lima orang yang beruntung mendapatkan paket buku panduan wisata ini bakal diumukan pada Minggu, 21 Desember 2014.
– Buku panduan wisata akan dikirimkan langsung oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah.

Giveaway The Spirit of Java

solo

Merchandise

Kota Solo memiliki beragam julukan. Sebut saja Kota Budaya, Kota Batik dan Kota Bengawan. Untuk memperkuat branding, sejak beberapa tahun terakhir Solo mantap menggunakan slogan The Spirit of Java. Secara garis besar tagline ini bermakna bahwa Solo merupakan jiwanya budaya Jawa. Slogan tersebut belakangan terbukti lebih seksi dan menjual dibandingkan slogan lawas Solo, yaitu Berseri. Berseri merupakan akronim dari bersih, sehat, rapi dan indah.

Penguatan branding ini bertujuan memperkuat posisi Solo di dunia pariwisata. Harus diakui, dalam urusan wisata, Solo masih tertinggal dari kota tetangga, Yogyakarta. Untungnya, pemerintah Kota Solo tidak tinggal diam. Berbagai upaya untuk mendongkrak pariwisata Solo mulai dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Saat itu Solo masih dipimpin oleh Joko Widodo (Jokowi) yang kini menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta.

Berbagai event bertaraf internasional rutin digelar. Destinasi-destinasi wisata dimaksimalkan, seperti Kampung Batik Kauman dan Kampung Batik Laweyan. Atraksi wisata baru juga diciptakan, contohnya pusat kuliner Gladag Langen Bogan (Galabo) dan Night Market Ngasopuro.

Nah, untuk ikut mendukung pariwisata Kota Solo, saya ingin meminta kesan serta masukan dari para pejalan. Ada sejumlah merchandise menarik khas Kota Solo yang akan saya bagikan. Caranya mudah, cukup jawab dua pertanyaan di bawah ini dan tuliskan jawabannya di kolom komentar di artikel ini.

Pertanyaan :

1. Apa kesan Anda tentang Kota Solo? (baik yang sudah pernah berkunjung atau belum)

2. Langkah apa yang harus dilakukan Solo supaya pariwisata terus berkembang dan namnya semakin moncer di dunia wisata?

Jawaban dari pertanyaan giveaway ini saya tunggu hingga akhir November (sekalian nunggu gajian hehehe). Saya akan memilih tujuh jawaban terbaik dan masing-masing bakal mendapatkan merchandise. Jenis merchandise yang saya bagikan antara lain T-Shirt khas Solo, tas, hiasan topeng, hingga magnet kulkas. Saya tunggu partisipasinya teman-teman.  🙂

Salam budaya.

Giveaway Postcard Turki

IMG_4565
Beberapa hari lalu saya kaget mendapati sebuah paket teronggok di meja kerja di kantor. Setelah dibolak-balik ternyata pengirimnya seorang teman dari Turki. Kami biasa berinteraksi di blog maupun di Twiiter.  Kawan saya ini memakai akun Twitter @deenicole81

Wah apa ya kira-kira isi paketnya? Setelah dibuka dengan agak terburu-buru, ternyata isinya bermacam-macam. Dua buah buku traveling tentang Turki, beberapa suvenir dan berlembar-lembar kartu pos dan beberapa perangko Turki. Waaahhh..senang campur kaget! Kebetulan saya memang dari dulu pengen banget ke Turki, tapi belum kesampaian juga. Alasannya klasik, bokek..hehehe

Mas @deenicole81 berpesan, kartu posnya silakan kalau mau dibagi ke teman-teman. Sebagian sudah berpindah tangan ke teman-teman kantor, tapi sisanya masih lumayan banyak. Jadi, saya mau membagi juga sama teman-teman yang lain. Ada delapan kartu pos yang mau saya bagikan. Caranya gampang saja, silakan tinggalkan nama lengkap, alamat pengiriman dan nama akun Twitter. Karena kartu posnya cuma delapan lembar, jika peminatnya lebih dari itu mungkin nanti diundi atau saya pilih acak ya…

Salam hangat bercampur senyum manis

Yusmei