Chan Umar Pelestari Ukiran Minang

Masuk-keluar galeri seni di Nagari Pandai Sikek, Tanah Datar, Sumatra Barat, membuat kepala saya mendadak pening. Tentu saja bukan pening dalam arti sebenarnya. Melihat koleksi songket menawan tapi tak bisa memilikinya ternyata lumayan menyiksa. Seperti kasih tak sampai.

Pak Chan

Pak Chan

Harga songket khas Pandai Sikek memang tak bersahabat dengan isi kantong saya yang pas-pasan. Di beberapa toko yang saya datangi, banderol kain songket termurah sekitar Rp800.000. Mahal amat. Apalagi saat mampir ke sana, pertengahan Juni lalu, kartu ATM saya sedang hilang. Uang tunai pun mulai menipis. Alhasil, saya tak bisa berkutik saat melihat songket-songket indah dan menggoda hati itu. Read more of this post