Petualangan Baru Beckham

Kedatangan pesepak bola asal Inggris, David Beckham, di kompetisi Major Soccer League (MLS) Amerika Serikat (AS), tujuh tahun silam adalah sebuah momen bersejarah bagi liga tersebut. Aura kebintangan Beckham jadi magnet kuat.

Senyum dan posenya yang aduhai di depan kamera, serta aksinya di lapangan hijau-meski sudah tak sehebat di masa keemasannya-membuat kompetisi MLS mendapat sorotan luas, lebih daripada biasanya.

Beckham dan keluarganya  Foto : Daily Mail

Beckham dan keluarganya
Foto : Daily Mail

Read more of this post

Advertisements

Kenal Serui Gara-Gara Sepakbola

Frans dan topinya

Frans dan topinya

Bertemu orang asing di luar negeri yang mengaku tidak kenal Indonesia itu ternyata menyebalkan. Beberapa di antaranya kadang malah kaget maksimal ketika saya bilang Indonesia punya penduduk lebih dari 200 juta.  Reaksi saya selanjutnya adalah menggerutu sendiri di dalam hati. Jelas-jelas di peta Indonesia segitu luasnya. Kok bisa mereka tidak kenal Indonesia? Pasti pelajaran geografinya dapat nilai lima, gerutu saya dalam hati.

Tapi…umpatan saya itu kadang berubah menjadi senjata makan tuan. Apalagi, saya ini dasarnya memang payah dalam urusan geografi, arah dan tetek bengeknya. Jangan heran, kalau jalan-jalan membawa peta atau GPS, seringkali malah tidak terpakai. Ujung-ujungnya, saya pilih bertanya daripada pusing-pusing membaca peta atau GPS. Di Solo saja yang notabene sudah ditinggali bertahun-tahun kadang saya masih kesasar. Payah banget. Read more of this post

“Dipalak” Penjaga Stadion

Sebagai seorang penggemar sepak bola, kunjungan ke Kiev rasanya kurang lengkap tanpa menyambangi Stadion Valeriy Lobanovskiy.  Stadion ini adalah markas lawas klub sepak bola Dyamo Kiev. Lokasinya tak jauh dari stasiun Metro Khreshchatyk, sekitar 15 menit dengan berjalan kaki.

Bagian dalam stadion

Selama gelaran Euro 2012 di Ukraina, stadion ini sering tutup karena  dipakai untuk sesi jumpa pers resmi. Nah, pada kunjungan pertama, saya kecele karena stadion itu sedang ditutup untuk umum. Terpaksa saya hanya menghabiskan waktu dengan berbelanja pernik-pernik Dynamo Kiev di fan shop yang terletak di depan stadion. Karena masih penasaran, sehari setelah partai final Euro 2012 saya balik lagi ke sana. Ternyata lagi-lagi stadion masih tutup, entah apa alasannya. Penjaga di gerbang hanya mengatakan stadion baru dibuka dua hari lagi. Saya berusaha merayu masuk, tapi mereka tak terbujuk. Alhasil, saya pun ngeloyor pergi dengan muka kecewa berat.
Read more of this post

Perempuan Dilarang Naik Bus Tim Sepak Bola

Yang namanya mitos atau takhayul teryata juga masuk ranah sepak bola. Tim-tim kaya di Eropa sana juga tak steril dari berbagai mitos. Aneh tapi nyata. Misalnya soal sikap manajer tersohor milik Manchester United, Sir Alex Ferguson. Diam-diam Fergie masih percaya mitos, contohnya soal penginapan. Jika pada suatu pertandingan (misal di London melawan Chelea) timnya kalah, Fergie tak bakal mau menginap di tempat yang sama. Saat ke London lagi dia bakal pindah ke hotel yang baru, alasannya biar tak kena sial lagi. Read more of this post

Tiga keajaiban

Ada tiga hal di dunia ini yang membuat saya jatuh cinta setengah mati, lupa waktu, lupa tempat dan kadang lupa diri…hehehe. Jika dirangkai dalam kalimat singkat dan padat, tiga keajaiban itu adalah sepakbola, buku dan jalan-jalan.

Jika bertemu dengan orang yang menyukai salah satu saja dari tiga hal itu, dijamin saya bakal betah ngobrol dengannya dan ujung-ujungnya bisa berteman baik. Berbagi maupun berdebat dengan teman dengan ketertarikan yang sama memang sangat menyenangkan. Seperti gelas yang menemukan tutupnya, klik dan nyambung.

Read more of this post